Bulan Ramadan adalah lautan berkah, di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Bagi kami di Panti Asuhan Rumah Sejahtera (PARS), Ramadan tahun 1440 H (Mei-Juni 2019) menjadi saksi nyata atas derasnya arus keberkahan tersebut. Sebuah kenangan manis saat dapur kami hampir tak pernah mengepulkan asap untuk memasak hidangan berbuka.
Setiap hari, tanpa putus, para donatur, para sahabat kebaikan, berbondong-bondong mengantarkan cinta mereka dalam bentuk hidangan iftar.
Sungai Kebaikan yang Mengalir Tiada Henti
Kami masih mengingat dengan jelas bagaimana hari-hari di bulan suci itu kami lalui dengan penuh rasa syukur. “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan iftar secara bergantian kepada anak asuh dan pengasuh. Sehingga selama bulan Ramadan kami hampir tidak pernah memasak,” tutur Pengasuh PARS, Bapak Faizuz Sa’bani, saat itu.
Kebaikan itu datang dalam berbagai bentuk. Ada yang diantar langsung ke panti, ada yang mentransfer dana sehingga kami bisa membeli hidangan, bahkan sesekali kami diundang untuk merasakan nikmatnya berbuka puasa bersama di luar. Semua itu, tak lepas dari peran sentral seorang “jembatan kebaikan”, Bapak Memo, yang tanpa lelah membantu mencarikan donatur untuk memastikan tidak ada hari yang terlewat tanpa hidangan berbuka.
Balasan Terbaik Kami Hanyalah Doa
Menghadapi gelombang kebaikan yang begitu besar, kami sadar bahwa keluarga besar PARS tidak akan pernah bisa membalasnya dengan materi yang setara. Maka, balasan terbaik yang bisa kami haturkan adalah untaian doa yang tulus dari hati.
Bapak Faizuz melanjutkan, “Keluarga besar PARS tidak dapat membalas apa-apa, melainkan doa agar para donatur diberi kelancaran dan keberkahan dalam hidup, rezeki yang bermanfaat, serta keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.”
Untuk Anda yang Tak Pernah Kami Lupa
Sebagai catatan abadi dan wujud terima kasih kami yang terdalam, inilah daftar para sahabat kebaikan yang telah mengisi hari-hari kami di Ramadan 1440 H dengan penuh berkah:
Meskipun bertahun-tahun telah berlalu, kenangan akan kebaikan kolektif ini tidak pernah pudar. Ini adalah bukti nyata bahwa di bulan suci, hati manusia tergerak untuk saling berbagi dan mengasihi. Semoga Allah SWT membalas setiap butir nasi dan setiap tetes air yang Anda berikan dengan pahala yang berlipat ganda. Aamiin.