Gunungkidul — Memperingati hari jadi Gunungkidul ke 183, Pemerintah Daerah (Pemda Gunungkidul melalui Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) mengadakan bakti sosial kepada panti asuhan di wilayah Gunungkidul. Salah satunya adalah bakti sosial di Panti Asuhan Rumah Sejahtera (PARS). Pemda sangat mengapresiasi keberadaan PARS yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemda Gunungkidul, Anik Indarwati dalam sambutanya mengatakan sangat mengapresiasi PARS. “Kami sangat mengapresiasi keberadaan panti asuhan ini. Artinya Pemda Gunungkidul tidak sendirian dalam rangka memberikan hak kepada masyarakat baik hak pendidikan maupun memberdayakan masyarakat guna kemajuan bangsa. Saya berharap akan muncul panti asuhan di kecamatan-kecamatan lain, sehingga kita bersama-sama bisa memajuakan bangsa,” ungkapnya (14/5).

Selain itu, lanjutnya, ia merasa bangga bahwa diusia yang baru tiga tahun ternyata sudah mampu mencapai prestasi yang sangat membanggakan. Ia meminta agar PARS terus meningkatkan prestasinya.

Ketua Yayasan PARS, Faizuz Sya’bani mengungkapkan bahwa keberadaan PARS tidak hanya untuk anak asuh yang berda di dalam gedung saja. “Selain pengasuhan kepada anak-anak yang bermukim di sisi (PARS), kami juga melakukan pengasuhan kepada masyarakat luar terutama fakir miskin baik dalam hal pemberdayaan ekonomi, sosial, maupun keagamaan,” tuturnya. http://rumahsejahtera.org/meningkatkan-kepedulian-pars-berbagi/

Dalam acara bakti sosial ini, Pemda melalui Dinsosnakertrans Gunungkidul memberikan sumbangan sebesar Rp 10 juta untuk menunjang pengembangan Panti Asuhan. Selain itu PARS juga akan diikutkan dalam lomba panti asuhan di tingkat provinsi mewakili Gunungkidul. (nd)

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.