Minggu, adalah hari yang konon biasanya digunakan untuk membebaskan diri dari segenap rutinitas sehari-hari. Biasanya hari minggu dimanfaatkan untuk bersantai, bermain, berkumpul dengan keluarga, tamasya, dan lain sebagainya.  Begitupun dengan santri PA. RUMAH SEJAHTERA, tatkala Senin sampai Sabtu yang sudah penuh dengan aktifitas menguras fikiran dan tenaga, tertebus kegiatan refreshing Minggu.

Pagi ini, Minggu (22 Oktober 2017) seluruh anak asuh diajak untuk berkebun. Ada yang menata tanaman, menyiram, merabuk, maupun membungkus buah yang mulai membesar. Semua anak asuh semangat dan gembira penuh canda tawa.

Sebagian anak asuh cerdas dengan idenya, memanfaatkan plastik bekas minyak goreng sebagai media tanam. Plastik tersebut digunakan sebagai pengganti pot. Bila dalam dunia agribisnis dikenal dengan istilah “tabulampot”, kini ada istilah “tabulamtikas” alias tanaman buah dalam plastik bekas. Ide cerdas ini sebagai wujud peduli lingkungan terhadap limbah plastik.

tabulamplastik
berkebun menggunakan plastik bekas

Khusus yang kelompok tabulamplastik, terbagi dalam tugas masing-masing. Ada yang membersihkan plastik, mencampur tanah dengan tlethong (kotoran sapi), menyiapkan media siap tanam, dan menyiram tanaman. Semua dilakukan penuh ceria dan kompak.

Inti dari kegiatan berkebun ini adalah agar anak asuh terbiasa dengan proses bukan hanya ingin pencapaian hasil. Akan tetapi harus mampu melalui proses maupun tahapan-tahapan agar mencapai hasil yang maksimal. Berkebun salah satunya, anak asuh diajarkan untuk dapat bercocok tanam mulai dari persiapan media tanam, memilih bibit yang unggul, menyiram, hingga nantinya dapat memanen hasilnya. Dalam berkebun kali ini, anak asuh juga diajarkan untuk memanfaatkan limbah plastik menjadi media tanam guna agar meminimalisir pencemaran lingkungan. Salam ceria… ^_^

Tips membuat tabulamplastik:

memanfaatkan limbah plastik
memanfaatkan limbah plastik sebagai media tanam

1. Siapkan plastik bekas kemasan minyak goreng, beri lubang pada bagian atas lalu dibersihkan.

2. Siapkan media tanam. Campurkan tanah, pasir, tlethong (kotoran sapi).

3. Masukkan media tanam (campuran tanah, pasir, dan tlethong) kedalam plastik bekas kemasan yang sudah bersih.

4. Buat sedikit lubang untuk tempat semai bibit/biji buah, tutup tipis dengan tanah.

5. Siram dengan air yang cukup.

6. Untuk perawatan, cukup dengan disiram 2x sehari dan sesekali ditambahkan pupuk agar tanaman tumbuh dengan subur. Selamat mencoba… *_*

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY