Mbukak Tabungan? Ya. Selama hampir satu tahun anak asuh akan menabung uang saku hasil pemberian orang. Ada kesepakatan seluruh anak panti Rumah Sejahtera, uang-uang yang dikhususkan untuk anak itu dikumpulkan dalam satu tas. Biasanya setiap akhir Ramadhan  tabungan itu dibethok (dibukak-Jawa).

Selama setahun ini, dari Syawal – Ramadhan 1440 H tabungan anak terkumpul 21 jutaan. Mereka setelah selesai menghitung perolehan tabungannya, lalu rapat dengan seluruh anak untuk menyepakati pembagiannya. Disepakati masing-masing anak menerima 300 ribu. Sedangkan saldonya/sisanya ditabung sebagai uang darurat. Maksudnya, saldo-saldo dari tahun  ke tahun itu dikumpulkan menjadi satu. Dipergunakan jika ada keperluan anak yang mendesak. Misalnya, anak mengadakan kegiatan lomba-lomba antar kelompok atau perorangan yang semua direncanakan dan dilaksanakan oleh anak-anak sendiri. Biaya yang diperlukan biasanya diambilkan dari saldo tabungan tersebut. Dan tidak ingin merepotkan yayasan. Artinya, mereka berlatih mandiri.

Tabungan tersebut biasanya dibagikan menjelang perpulangan Sawal. Harapnya, dengan memiliki uang tersebut anak-anak tidak akan merepotkan atau minta uang labaran kepada keluarga. Tentu ini sangat membahagiakan anak. Di antara mereka, ada yang dengan uang tersebut membelikan oleh-oleh untuk keluarganya.

 

 

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.