.

0

Vn jnń.nw

Mbukak Tabungan

0

Mbukak Tabungan? Ya. Selama hampir satu tahun anak asuh akan menabung uang saku hasil pemberian orang. Ada kesepakatan seluruh anak panti Rumah Sejahtera, uang-uang yang dikhususkan untuk anak itu dikumpulkan dalam satu tas. Biasanya setiap akhir Ramadhan  tabungan itu dibethok (dibukak-Jawa).

Selama setahun ini, dari Syawal – Ramadhan 1440 H tabungan anak terkumpul 21 jutaan. Mereka setelah selesai menghitung perolehan tabungannya, lalu rapat dengan seluruh anak untuk menyepakati pembagiannya. Disepakati masing-masing anak menerima 300 ribu. Sedangkan saldonya/sisanya ditabung sebagai uang darurat. Maksudnya, saldo-saldo dari tahun  ke tahun itu dikumpulkan menjadi satu. Dipergunakan jika ada keperluan anak yang mendesak. Misalnya, anak mengadakan kegiatan lomba-lomba antar kelompok atau perorangan yang semua direncanakan dan dilaksanakan oleh anak-anak sendiri. Biaya yang diperlukan biasanya diambilkan dari saldo tabungan tersebut. Dan tidak ingin merepotkan yayasan. Artinya, mereka berlatih mandiri.

Tabungan tersebut biasanya dibagikan menjelang perpulangan Sawal. Harapnya, dengan memiliki uang tersebut anak-anak tidak akan merepotkan atau minta uang labaran kepada keluarga. Tentu ini sangat membahagiakan anak. Di antara mereka, ada yang dengan uang tersebut membelikan oleh-oleh untuk keluarganya.

 

 

Idul Fitri 1440 H

0
Seluuh anak asuh Panti Rumah Sejahtera merayakan Idul Fitri 1400 H.
Seluuh anak asuh Panti Rumah Sejahtera merayakan Idul Fitri 1400 H.

Beda dengan tahun yang lalu, Idul Fitri tahun ini, 1440H seluruh anak asuh Panti Rumah Sejahtera merayakannya di panti. Setelah shalat Idul Fitri di tanah liapang, di Hall Panti Rumah Sejahtera mengikuti Halal bi halal .  Dengan didampingi beberapa pengasuh, ketua Panti, Faizuz Sa’bani, meyampiakan ucapan selamat Idul Fitri dengan iringan doa agar seluruh ibadah diterima Allah.

Yang mungkin jarang dijumpai di tempat lain, setiap ada acara halal bi halal  ketua/ pengasuh yang meminta maaf kepada seluruh anak asuh atas kesalahan yang mungkin terjadi kepada seluruh anak asuh. “Bapak, ibu, dan seluruh pengurus dan pengasuh mengucapkan selamat Idul Fitri 1440H. “Taqobbalallahu minna waminkum. Semoga seluruh amal ibadah kita diterima Allah. Tentu banyak salah dalam mendidik dan mengasuh kamu semua, maka kami minta keikhlasan semua ana-anakku mau memaafkan Bapak-Ibu, dan semua pengasuh”.

Tidak sedikit anak yang meneteskan air mata mendengarkan. Setekah selesai halal bi halal, anak asuh segera berebut untuk berjabat tangan dengan Ibu pegasuh sembari berpelukan kasih sayang.

Menikmati Makanan Asing di Hotel

0
Menikmati berbagai menu di hotel Grand Dafam bersama WWC
Menikmati berbagai menu di hotel Grand Dafam bersama WWC

Tahu, tempe, dan telur dengan sayur oseng atau sup adalah menu yang biasa ditemui oleh anak asuh di Panti Asuhan Rumah Sejahtera (PARS). Anak asuh terbiasa masak sendiri, sehingga menu tersebut menjadi andalan selain mudah ditemukan juga mudah pengolahannya. Namun bagaimana reaksi anak asuh ketika diajak makan dengan menu berbeda yang nyaris belum pernah dimakan sebelumnya? Wah tentu sangat menyenangkan, bukan?

Wonder Women Community (WWC) mengundang anak asuh untuk menikmati iftar di hotel Grand Dafam Rohan Jogja tentunya dengan menu yang berbeda. “Terima kasih kami ucapkan kepada keluarga PARS yang telah memenuhi undangan kami. Kami mohon doa agar keberadaan WWC semakin memberikan manfaat bagi sesama,” tutur Ketua WWC, Tutik dalam sambutan acara Indahnya Berbagi di Bulan Suci (25/5).

WWC membagikan bingkisan dan uang saku untuk anak asuh PARS di Grand Dafam Jogja
WWC membagikan bingkisan dan uang saku untuk anak asuh PARS di Grand Dafam Jogja

Selain memberikan iftar, WWC juga memberikan bingkisan dan juga uang saku untuk asuh. Tutik juga mengatakan semoga silaturahim antara WWC dengan PARS terus berlanjut dan sama-sama menebar kebaikan. Ia berharap keluara besar PARS dapat menikmati menu yang telah disediakan.

Harmoni iftar di Hotel Grand Dafam tentu memberikan sensasi yang berbeda bagi anak asuh. “Senang makanannya enak-enak. Banyak makanan yang belum pernah saya makan sebelumnya. Semua enak, hanya beberapa makanan terasa aneh,” kata salah satu anak asuh PARS, Sahdiana.

Momen berkunjung di hotel tidak disia-siakan begitu saja. Anak asuh juga berfoto sepuasnya di spot-spot yang dianggap menarik. Tidak hanya itu anak asuh juga melihat replika tugu Jogja yang berada di depan hotel yang sarat dengan pesan bermakna, ‘Ya Allah, tempatkanlah dunia dalam genggaman tangan kami dan jangan kau tempatkan ia di lubuk hati kami’

 

Hanya Dapat Membalas dengan Doa

0

Ponjong — Bulan ramadhan merupakan bulan berkah bagi ummat Islam. Allah memberikan banyak bonus pahala hingga ratusan kali lipat. Momen ini dimanfaatkan oleh ummat Islam untuk meningkatkan pahala dengan berbagi. Panti Asuhan Rumah Sejahtera (PARS) ikut merasakan berkah di bulan ramadhan. Para donatur berbondong-bondong untuk berbagi kepada anak asuh di PARS.

Menikmati buka bersama di PARS dengan iftar kiriman para donatur. Selama ramadhan anak asuh hampir tidak pernah masak
Menikmati buka bersama di PARS dengan iftar kiriman para donatur. Selama ramadhan anak asuh hampir tidak pernah masak

Setiap hari selalu ada donatur yang memberikan iftar. “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan iftar secara bergantian kepada anak asuh dan pengasuh. Sehingga selama bulan ramadhan kami hampir tidak pernah memasak. selain diantar, sesekali donatur juga mengundang kita untuk berbuka puasa di luar,” tutur Pengasuh PARS, Faizuz Sa’bani.

Faizuz melanjutkan, keluarga besar PARS tidak dapat membalas apa-apa melainkan doa agar para donatur diberi kelancaran dan keberkahan dalam hidup, rezeki yang bermanfaat serta keluarga yang sakinah mawaddah warahmah.

Kegiatan selama bulan ramadhan tidak lepas dari bantuan Bapak Memo yang membantu mencarikan donatur agar bisa memberi iftar di PARS.

 

 Senin, 6 Mei : Ibu Prof. Aliyah Baswedan UNY (transfer)
2.) Selasa, 7 Mei : bpk Hafiz Sagala UGM (transfer)
3.) Rabu, 8 Mei : bpk Suyatno Semanu (transfer)
4.) Kamis, 9 Mei : bpk Ardi Bappeda (antar)
5.) Jumat, 10 Mei : lbu Nina Agus Suhartoyo Ledoksari (antar)
6.) Sabtu, 11 Mei : Ibu Dhyah Setyorini UNY (antar)
7.) Ahad, 12 Mei : lbu Asri Haryanto Piyaman (transfer)
8.) Senin, 13 Mei : bpk Akhmad Akbar UGM (antar)
9.) Selasa, 14 Mei : bpk Saptoyo BKAD (antar)
10.) Rabu, 15 Mei : lbu Tatik Karangmojo (transfer)
11.) Kamis, 16 Mei : lbu Rini BDG (ambil)
12.) Jumat, 17 Mei : bpk Mahmudi UII (transfer)
13.) Sabtu, 18 Mei : Ibu Asar Janjang Lestari Mulo (antar)
14.) Ahad, 19 Mei : lbu Anik Logandeng Playen (ambil snack)
15.) Senin, 20 Mei : lbu Duma UGM (antar)
16.) Selasa, 21 Mei : Ibu Niken Kurniatun Piyaman (antar)
17.) Rabu, 22 Mei : lbu Siwi lriyanti Dinsos (antar)
18.) Kamis, 23 Mei : lbu Nurlaily logandeng (antar)
19.) Jumat, 24 Mei : lbu Isti Sudjito Purbosari (antar)
20.) Sabtu, 25 Mei : lbu Sukistiyani/Ny Purnomo Logandeng (antar)
21.) Ahad, 26 Mei : Ibu Dekoningrum Eko Suwardi Staf Ahli (antar)
22.) Senin, 27 Mei : Mas Salman Jeruksari (antar)
23.) Selasa, 28 Mei : lbu Anis Fuad Tawarsari (transfer)
24.) Rabu, 29 Mei : Bu Rohmi Dukcapil (diambil)
25.) Kamis, 30 Mei : lbu Indah Mustikawati UNY (antar)
26.) Jumat, 31 Mei : keluarga alm mbah Dalimun (ikut)
27.) Sabtu, 1 Juni : lbu Sri Janurisman Budegan (transfer)
28.) Ahad, 2 Juni : Ibu Hamba Allah Semanu (transfer)
29.) Senin, 3 Juni : bpk Waslam Polres (transfer)
30.) Selasa, 4 Juni : lbu dr Dewi Irawati Dinkes (transfer)

Membiasakan Tradisi Berbagi

0
Pembagian Zakat mal dalam bentuk sembako dan uang tunai kepada fakir miskin di lingkungan Panti Asuhan Rumah Sejahtera Ponjong (20/5)
Pembagian Zakat mal dalam bentuk sembako dan uang tunai kepada fakir miskin di lingkungan Panti Asuhan Rumah Sejahtera Ponjong (20/5)

Tradisi berbagi anak panti. Panti Asuhan selalu identik dengan kemiskinan. Kesan secara umum panti asuhan merupakan lembaga yang serba kekurangan. Sehingga sangat perlu dikasihani. Selain itu, panti asuhan selalu dikesankan sebagai lembaga penerima bantuan saja. Tentu akan dirasa aneh jika panti asuhan yang malah membagi-bagikan sebagian rejeki untuk masyarakat yang kebih membutuhkan.

Panti Asuhan Rumah Sejahtera sejak berdirinya selalu berusaha berbagi rejeki, baik pada waktu longgar maupun sempit. Anak asuh akan diajak dan dilatih untuk secara langsung jajah desa milang kori  silurahmi sekaligus membagikan sebagian rejeki yang ada. Ini dilakukan, bahkan menjadi program minimal semesteran untuk dilakukan. Tekniknya, anak akan mempersiapkan yang akan dibagikan. Setelah daftar penerima sudah dipastikan, anak akan berbagi tugas dengan membawa sedekahnya.

Sebagaimana tahun yang lalu. Ramadhan tahun ini Rumah Sejahtera mendapat titipan zakat mal yang harus dibagikan kepada yang berhak menerima. Setelah daftar penerima ditetapkan, dan barang yang akan dibagikan juga sudah siap, seluruh anak asuh dengan dibimbing para pengasuh membagikan kepada masyarakat. Jika biasanya anak yang berkunjung ke rumah penerima zakat, tahun ini penerima diundang ke Rumah Sejahtera.

Pembagian Zakat mal dalam bentuk sembako dan uang tunai kepada fakir miskin di lingkungan Panti Asuhan Rumah Sejahtera Ponjong (20/5)
Pembagian Zakat mal dalam bentuk sembako dan uang tunai kepada fakir miskin di lingkungan Panti Asuhan Rumah Sejahtera Ponjong (20/5)

280 fakir miskin bergilir mendapat sembako dan uang tunai yang langsung diberikan oleh anak asuh dengan bimbingan para pengasuh. Kepercayaan masyarakat  kepada Rumah Sejahtera untuk ikut mentasyarufkan zakat mal para Muzakki dari tahun ke tahun meningkat.  Semoga menjadi amal sholih dan barokah untuk semuanya.

آجَرَكَ اللَّهُ فِيما أعْطَيْتَوَجَعَلَهُ لَكَ طَهُوراً

وَبَارَ كَ لَكَ فِيما أَبْقَيْتَ

Semoga Allah memberi pahala atas apa yang telah engkau berikan, menjadikannya penyuci bagimu dan melimpahkan berkah terhadap hartamu yang tersisa

 

 

Keuangan 2018

0

Alhamdulilah, tahun 2018 telah berlalu. Seluruh kegiatan yang diprogramkan oleh LKSA/Panti Asuhan Rumah Sejahtera Ponjong dapat terlaksana sesuai visi dan misi yang ditetapkan. Ada satu program besar yang akhirnya belum dapat dilaksanakan, yaitu akreditasi kelembagaan oleh pemerintah.

Selain program pengasuhan, Rumah Sejahtera pada tahun 2018 dapat memulai kembali pembangunan sarana pergedungan. Selain pemulaian pembangunan yang nantinya direncanakan untuk dapur, ruang makan, ruang pertemuan, Rumah Sejahtera juga memulai meneruskan bangunan lantai II yang nantinya sebagai ganti atau tukar guling dengan TK/PAUD Aisyiyah Kuwon Ponjong.

Dari sisi pendanaan dan logistik, Alhamdulillah tidak mengalami divisit. Bahkan ada saldo. Lumbung beras abadi sampai saat ini yang berada di pihak II ada 3 ton. Beras dan nilainya  tersebut akan terambil atau terpakai apabila Rumah Sejahtera sudah benar-benar sangat membutuhkan. Sedangkan dalam pendanaan dapat tersaji di bawah.

Seluruh keluarga besar LKSA/Panti Asuhan Rumah Sejahtera Ponjong mengucapkan terimakasih sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam bentuk apa pun demi keberlangsungan Rumah Sejahtera dengan semua programnya. Kami mohon maaf kepada pada muhsinin yang telah membantu, khususnya yang mengirimkan bantuan melalui rekening bank. Sampai saat ini kami belum dapat melaporkan by name, khususnya yang tidak jelas alamat pengirimnya. Terkadang kami ganti dengan nama  inisial Hamba Alla atau Abdullah. Namun, jumlah tersaldo pada setiap rekening selalu dapat kami laporkan.

Jazakumullah khairan jaza’

Tegur sapa, masukan, kritikan demi kebaikan masa depan Rumah Sejahtera sangat kami nantikan.

Panti iki  duwekku uga duwekmu. Mula ayo dijaga bareng amrih Gusti Allah paring ijabah lan ridha kanggo hanngayuh mulyaning uripe dhewe dunya lan akhirate”.

Keuangan Tahun 2018.

LAPORAN KEUANGAN TAHUN 2018

 

Rumah Sejahtera dan Kemitraan

0

Panti Asuhan (LKSA) Rumah Sejahtera Ponjong sejak awal berdiri (2011) mencitakan dapat memberikan manfaat tidak hanya kepada anak asuh dalam asrama saja. Lebih dari itu, Rumah Sejahtera berharap dapat menjadi rumah besar  sehingga dapat menampung banyak orang dengan beragam permasalahan kehidupan. Sudah banyak yang dilakukan oleh Rumah sejahtera untuk ikut mensejahterakan para penerima manfaat.

Berbeda dengan panti pada umumnya, Rumah Sejahtera mencoba keluar dari kebiasaan yang diprogramkan dan dilakukan kebanyakan panti asuhan. Bahkan mungkin  sering dianggap sebagai panti yang nyeleh. Demikian, karena yang disantuni bukan hanya anak asuh, melainkan juga senagian kelurag anak asuh. Selain itu, Rumah Sejahtera juga mencoba memberikan manfaat dan mencarikan solusi pelbagai masalah kehidupan masyarakat sekitarnya. Terutama yang terkait dengan ekonomi.

Awal tahun 2019 ini Rumah Sejahtera mencoba melakuka aksi lagi. Yaitu membuka kemitraan budidaya alpokat kepada masyarakt sekitar.  Pihak Rumah Sejahtera menyediakan bibit, obat, dan rabuk untuk dibagikan kepada masyarakat. Agar tepat budidayanya, masyarakat pun mendapat pelatihan budidaya dari PUSBIKAT (Pusat Bibit Alpukat) Ambarawa, Semarang. Pengetahuan sebelum memulai budidaya diharapkan menjadi bekal para petani yang bermitra maupun kepada masyarakat umum.

Masyarakat yang memenuhi persyaratan bermitra dapat mengajukan permohonan kepada Rumah Sejahtera. Pesrsyaratan tersebut antara lain adanya lahan, ada air untuk pengairan, dan adanya kesungguhan. Untuk tahap awal ini Rumah Sejahtera membagikan 200-an bibit alpukat kepada 10 orang. Sehingga rata-rata yang dimitrakan 20 bibit per orang. Diaantara ketentuan kemitraan adalah dilarangnya petani menjual alpkat kepada selain Rumah Sejahtera. Hal ini diharapkan agar tidak ada rusaknya harga karena nakalnya para tengkulak. Rumah Sejahtera lah yang nantinya menjadi distribusi tungga dalam memasarkan alpukat tersebut. Hasiknya dibagi dua antara pihak Rumah Sejahtera degan oetani yang bermitra.

Dengan adanya kemitraan ini diharapkan prisip simbiosis mutualis akan tercipta. Masyarakat meningkat tingkat ekonominya. Demikian pula Rumah Sejahtera akan mendapat masukan rupiah dari kemitraan ini. Setalah nantinya da evaluasi, dan dari hasil evaluasi ternyata positif, maka Rumah Sejahtera akan membuka kemitraan baru.

Makan Durian Bersama

0

 

Makan durian bersama
Makan durian bersama

Ponjong — Bisa menikmati rezeki yang Allah berikan bersama-sama adalah anugerah yang luar biasa. Sedikit atau banyak tidak jadi masalah bagi para penghuni Panti Asuhan Rumah Sejahtera (PARS). Musim durian tahun ini untuk pertama kalinya menikmati. Meski hujan deras dan mati lampu, tidak mengurangi kenikmatannya.

Kebiasaan makan bersama menjadi tradisi di PARS. “Saya belikan durian 8 buah agar anak-anak dapat menikmati durian. Ada beberapa anak baru belum pernah makan durian sama sekali, jadi walaupun satu anak hanya dapat makan sedikit, mereka bisa tahu bagaimana rasa durian yang sebenarnya,” ujar Salah satu pengasuh PARS, Istikomah.
Memberikan pengalaman baru, kata Istikomah merupakan hal yang penting walaupun itu sederhana. Ia juga berharap dapat membelikan anak-anak durian lagi. Bagi anak asuh, bisa makan buah durian adalah hal yang istimewa.

Pembagian 600 Bibit Alpukat Jamaah PAP

0
Pembagian bibit Alpukat kepada Jamaah Pengajian Ahad Pagi yang diadakan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sektor Ponjong Timur (27/1) di Masjid Al Huda
Pembagian bibit Alpukat kepada Jamaah Pengajian Ahad Pagi yang diadakan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sektor Ponjong Timur (27/1) di Masjid Al Huda

Ponjong — Pemberdayaan ekonomi masyarakat harus menjadi alternatif dakwah bagi ummat Islam. Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sektor Ponjong Timur dalam rangka mewujudkan cita-cita tersebut menggerakkan satu jamaah satu pohon.
Ketua PRM Sektor Ponjong Timur, Faizuz Sa’bani mendatangkan 600 pohon alpukat. “Meski kelihatannya sepele, namun ke depan jamaah akan merasakan manfaat dari menanam pohon alpukat ini. Satu jamaah yang hadir dalam Pengajian Ahad Pagi (PAP) kita beri satu pohon. Sehingga tiga tahun ke depan mereka akan memanen apa yang hari ini ditanam,” tuturnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, program menanam alpukat ini akn terus dikembangkan. Tidak hanya sebatas memberikan bibit saja namun kita juga melakukan pendampingan hingga pada tahap pemasaran.
Setidaknya, kata Faizuz, Ada dua program yang akan dijalankan. Pertama setiap jamaan mendapatkan bibit secara cuma-cuma. Yang ke dua yaitu kemitraan. Khusus kemitraan bibit didatangkan dari Pusat Bibit dan Buah Alpukat Ambarawa. Adapun bentuk kemitraannya jamaah yang memenuhi syarat (memiliki lahan dan air) akan diberi bibit, kemudian hasil panen dibagi dengan sistem bagi hasil.